Home JEPANG SMAP Tetap Bertahan Setelah Diambang Kehancuran

SMAP Tetap Bertahan Setelah Diambang Kehancuran

16 min read
0
0
572

Kabar menyedihkan datang dari salah satu grup legendaris Jepang asuhan agensi terbesar Johnny & Associates, SMAP. Grup legendaris yang digawangi pria penuh kharisma ini akan mengakhiri grupnya setelah melalui perjalanan panjang di dunia hiburan selama 25 tahun.   Pada 12 Januari 2016, Seluruh penggemar musik pop Jepang digemparkan dengan sebuah berita yang dikeluarkan dari  salah satu koran Jepang Nikkan Sports. Koran tersebut melaporkan bahwa salah satu grup terkenal dari Johnny & Associates, SMAP dikabarkan akan dibubarkan. Keempat anggotanya, Masahiro Nakai (43), Tsuyoshi Kusanagi (41), Goro Inagaki (42), dan Shingo Katori (38) akan meninggalkan agensinya, dan menyisakan Takuya Kimura (43) seorang diri yang memutuskan untuk tetap tinggal di Johnny & Associates. Kabar tersebut sontak membuat seluruh fans Johnny;s Entertainment terkejut dan sedikit tidak percaya. Berita yang menghebohkan ini pun masuk ke dalam berbagai berita pagi di Jepang bahkan sempat menjadi trending topic dunia di twitter. Salah satu personil dari TOKIO, Taichi Kokubun (41) yang juga merupakan pembawa acara berita pagi stasiun televisi TBS, Bibitto memberikan komentarnya mengenai hal ini. Ia mengatakan bahwa ia juga tidak tahu dan terkejut mengenai berita ini, saat ia bertemu dengan SMAP di acara Kouhaku pun ia juga tak merasakan hal aneh. Hingga saat ini masih belum diketahui kapan grup ini akan dibubarkan, dikarenakan kontrak mereka untuk beberapa iklan dan acara variety show SMAPxSMAP yang masih berlanjut. Rumor ini berawal dari kepergian chief manager SMAP, Michi Iijima (58) yang mengajukan surat pengunduran dirinya dari jabatannya di Johnny & Associates. Dikatakan bahwa Sponichi telah menghubungi pihak Johnny & Associates mengenai pengunduran diri Iijima tersebut dan mereka menjawab bahwa Headline berita tersebut benar. Konflik Penerus Johnny’s Berita yang cenderung tiba-tiba ini memancing banyak orang untuk mencari tahu, apa yang sebenarnya terjadi. Berdasarkan wawancara khusus yang dilakukan salah satu pemimpin perusahaan Mary Kitagawa, bersama salah satu media Jepang, Shunkan Bunshun awal tahun lalu, tampaknya terjadi konflik diantara dua kubu yakni, anak perusahaan yang dipimpin oleh Julie Keiko Fujishima dan Michi Iijima. Dimana keduanya seakan bersaing untuk menjadi penerus perusahaan hiburan terbesar di Jepang ini. Dan perseteruan tersebut semakin memanas yang membuat Iijima harus mengundurkan diri.  “Jika terjadi suatu hal, Iijima mungkin akan berhenti hari ini dan membawa SMAP Bersamanya!” Dalam wawancara tersebut, Mary mengungkapkan jika itu adalah sesuatu yang wajar jika Julie menjadi penerus perusahaan karena ia adalah putrinya. Dalam pernyataannya Mary juga mengungkapkan alasan mengapa SMAP berada di bawah Iijima karena SMAP tidak bisa menari. Dan ia tidak ingin mempercayakan grup yang dapat menari kepada Iijima. Sejak debut SMAP telah berada dibawah kepemimpinan Iijima dan menjadi salah satu grup terpopuler di tahun 90an hingga akhirnya posisi tersebut diambil alih oleh Arashi yang dipimpin oleh Julie. Selain SMAP, Iijima juga menaungi beberapa grup junior lainya seperti Sexy Zone, Kis-My-Ft2, dan Tomohisa Yamashita. Sehingga dengan berita bubarnya SMAP membuat banyak fans juga merasa cemas dengan masa depat grup juniornya. Dalam pernyataan resmi yang dirilis Johnny & Associates tak lama setelah berita mencuat,  mereka membenarkan jika keempat personel SMAP memutuskan untuk keluar dari agensi bersamaan dengan pengajuan surat resign dari Iijima. Namun mereka menolak memberikan penyataan lainnya terkait masalah ini. Hingga kini belum ada berita resmi mengenai kepastian apakah SMAP akan dibubarkan dari pihak Johnny & Associates mengingat mereka masih memiliki berbagai kontrak dengan sebuah program SMAPxSMAP dan beberapa iklan. SMAP (Sports Music Assemble People) dibentuk pada tahun 1988 dengan 6 anggota. Mereka melakukan CD debut pertamanya di bulan September 1991 dengan merilis single yang berjudul “Can’t Stop!! Loving”, yang saat itu menduduki posisi kedua di Oricon chart. Pada tahun 1996, satu anggotanya yang bernama Katsuyuki Mori meninggalkan grup. SMAP telah banyak memenangkan penghargaan di dunia musik, salah satunya adalah mereka memenangkan 14 piala dari “Japan Gold Disc Awards”. TAMBAHAN - SMAP (1)2 Fans Tolak Pembubaran Fans mana yang ingin melihat idola yang telah lama mereka sukai harus bubar? Kampanye penolakan pembubaran, Usaha inilah yang dilakukan oleh para penggemar Takuya Kimura dan kawan-kawannya. Meskipun berita ini belum dikonfrimasi oleh pihak agensi namun fans loyal mereka telah mulai mengumpulkan petisi penolakan dengan melakukan kampaye untuk mencapai penjualan tiga juta untuk lagu single terbaik mereka, Sekai ni Hitotsu Dake no Hana.  Cara ini diharapkan dapat menghentikan keputusan pembubaran tersebut. Hingga saat ini total penjualan single Sekai ni Hitotsu Dake no Hana adalah 2,6 juta kopi sehingga mereka harus membeli 400.000 kopi untuk mencapai angka 3 juta tersebut. Kampaye ini telah ramai dilakukan melalui media sosial salah satunya twitter. Mereka juga menjelaskan bagaimana cara untuk dapat membeli singlenya. Batal Tur Dome Ultah Ke-25 Sebelum kasus ini ramai menjadi perbincangan orang , SMAP berencana untuk menggelar tur konser di lima Dome Jepang untuk merayakan ulang tahun debut mereka yang ke-25 Tahun. Tur ini rencananya akan dimulai pada bulan Agustus dan berakhir di bulan November, namun karena dengan potensi pembubaran grup, tur tersebut telah dibatalkan. Dalam beberapa berita terkait, meskipun para personel SMAP tampil di TV  maupun radio sejak berita ini dimulai, namun mereka enggan membahas tentang isu tersebut kecuali Takuya Kimura yang menjadi satu-satunya personel yang tidak memiliki niat untuk meninggalkan Johnny & Associates. Pada episode tanggal 15 Januari  dari TOKYO FM radio show “What’s Kaizokudan Kimura Takuya no What’s UP SMAP!”, Takuya tahu jika berita tentang SMAP telah ramai dibicarakan sejak beberapa hari lalu. Ia mengungkapkan meskipun saat itu ia tidak bisa mengatakan apapun terkait isu tersebut, ia ingin dapat mengungkapkannya di kemudian hari. Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan sebuah pihak. Di acara tersebut Takuya memainkan lagu SMAP yang berjudul Original Smile, yang menjadi tanda sebuah persatuan harapan. KimuTaku Bertahan Demi Istri? Simpang siurnya berita tentang SMAP, banyak orang mencoba mencari tahu alasan satu-satunya personel untuk tetap tinggal di Johnny & Associates. Berdasarkan laporan salah satu media Sankei Sports, istrinya, Shizuka Kudo-lah yang menjadi alasannya. Ia meminta Takuya untuk tetap bertahan di Johnny & Associates. Kabarnya sejak membaca interview Mary Kitagawa dengan Shukan Bunshu, Iijima merasa kesal dan mulai berpikir untuk meninggalkan perusahaan untuk membangung perusahaannya sendiri. Ia membicarakan ini bersama para personel SMAP, dan diakhir bulan November lalu, mereka sepakat untuk pergi bersamanya kecuali Takuya Kimura. Untuk hal ini, Takuya mengaku mengalami emosi yang bercampur aduk. Ia kemudian berbicara tentan permintaan istrinya. Shizuka meminta dirinya untuk tetap tinggal karena ia merasa berhutang budi dengan Mary yang tidak memperbolehkan berbagai peliputan media ketika pernikahan mereka di tahun 2000 lalu. Ia juga meminta Takuya untuk memikirkan nasib kedua anaknya yang kini berusia 12 dan 14 tahun. Karena alasan tersebut, ia memutuskan untuk tidak meninggalkan Johnny & Associates di pertengahan bulan Desember. Tanda-tanda pembubaran ini sebenarnya telah terasa sejak akhir tahun lalu, Ketika menghadiri acara Kohaku Uta Gassen, Takuya ditanya tentang apa rencana SMAP di tahun 2016 namun ia mengaku tidak yakin. Ia hanya bisa berusaha untuk menyatukan kembali para personel dengan perusahaan. Meskipun semua pihak meminta mereka untuk tetap tinggal, namun pada akhirnya mereka memutuskan untuk meninggalkan perusahaan. Iijima sendiri akan meninggalkan Johnny & Associates di akhir bulan Februari. Jika ia keluar untuk tidak melanjutkan karirnya di dunia hiburan, maka SMAP bisa tetap bersama perusahaan. Tapi jika SMAP dibubarkan, mereka mungkin tidak akan muncul lagi di Televisi paling cepat mulai bulan April, karena akan sulit bagi mereka untuk menggunakan nama mereka. Para personel yang ingin keluar dari perusahan baru dapat pergi di bulan Oktober karena saat ini mereka masih terikat kontrak hingga bulan September. Hingga saat ini, SMAP dan pihak Johnny & Associated masih melakukan diskusi panjang dan belum ada keputusan yang jelas akan kepastian akan pembubaran grup yang dicintai banyak orang ini. PERMINTAAN MAAF - BESAR Tidak Jadi Bubar, Minta Maaf? Pada 18 Januari 2016 lalu, dalam acara reguler mereka SMAP x SMAP yang ditayangkan di Fuji TV, kelima personel hadir didepan publik untuk pertama kalinya sejak berita beredar. Video berdurasi hampir tiga menit itu dibuka oleh Takuya Kimura yang mengatakan, “Hari ini tangal 18 Januari 2016. Sejak minggu, kami membuat kegemparan publik, dan membuat banyak orang cemas. Jika hal ini terus berlanjut, saya takut nasib SMAP akan menggantung, jadi kami pikir ini adalah hal yang penting untuk kami berlima untuk menjelaskan kepada semua orang. Dan kami mendapatkan kesempatan ini.” Personel lainnya pun menguncapkan permintaan maaf mereka satu per satu. “Saya minta maaf  telah membuat masalah. Aku harap kalian bisa memperhatikan kami lagi mulai dari sekarang, dan demi mendapatkan dukungan dari kalian kami akan melakukan yang terbaik. Mohon terus dukung kami,” pungkas Goro Inagaki. Shingo Katori kemudian melanjutkan, “Aku meminta maaf telah membuat banyak orang cemas dan khawatir. Mulai dari hari ini, aku harap kami dapat membuat kalian semua tersenyum lagi, jadi tolong dukung kami.” Sang leader, Masahiro Nakai, menambahkan, “Karena ini, membuatku begitu menyadari betapa banyak dukungan yang diterima SMAP dari kalian semua. Kami benar-benar meminta maaf. Mohon terus dukung kami.” “Aku menyadari banyak hal karena semua perkataan kalian. Aku sangat bersyukur. Kami berdiri disini karena Kimura-kun  memberikan kesempatan pada kami untuk meminta maaf  kepada Johnny-san. Aku merasa lega bisa berdiri berlima disini,” sambung Tsuyoshi Kusanagi. Video tersebut kembali ditutup oleh Takuya Kimura dengan berkata, “Terakhir, kami akan tetap maju kedepan tak peduli apapun yang terjadi. Jadi semuanya, mohon dukung kami. Dari ucapan permintaan maaf mereka, banyak orang menyimpulkan jika SMAP tidak jadi dibubarkan dan akan terus bekerja dibawah Johnny & Associated.  Meski begitu, pihak Johnny & Associated belum mengeluarkan pernyataan resmi apapun. (AM)

Load More Related Articles
Load More By AM
Load More In JEPANG

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Adik Koji Seto Jadi Pemain Utama Film “Ai no Yamai”

Adik perempuan Koji Seto, Saori Seto selama ini bekerja sebagai model majalah nonno. Tampa…