Home LAINNYA BOLLYWOOD Salman Khan: Kita Semua Manusia, dan Harus Hidup Dalam Kerukunan

Salman Khan: Kita Semua Manusia, dan Harus Hidup Dalam Kerukunan

4 min read
0
0
407

Ditengah perdebatan tentang toleransi yang sedang berlangsung, superstar Bollywood Salman Khan berkata bahwa ia tidak percaya pada menilai seseorang berdasarkan darimana asal mereka atau apa agama yang mereka anut. Sang superstar juga mengirimkan pesan yang mengatakan, “Kita semua adalah manusia, dan harus hidup dalam kerukunan.” “Kita semua disini, kita semua saling duduk berdampingan satu sama lain, apakah itu menghasilkan perbedaan? Itu bukanlah suatu masalah. Aku percaya bahwa kita sesama orang India, kita semua manusia, dan kita harus saling menyayangi satu sama lain dan tinggal bersama.” “Begitulah organisasi ‘Being Human’-ku berjalan. Kami tidak akan bertanya siapa kau dan darimana kau berasal, aku tidak mempercayai itu semua,” kata Salman pada hari Rabu yang lalu. Seperti diberitakan dalam media online Mid-day, aktor berusia 49 tahun ini sedang mempromosikan film terbarunya bersama Sonam Kapoor yang berjudul ‘Prem Ratan Dhan Payo’. Berbagai kalangan masyarakat telah menyuarakan keprihatinan terhadap tumbuhnya rasa saling tidak toleransi di negara yang menjadi saksi dari pembatalan konser penyanyi legenda Pakistan, Ghulam Ali, di Mumbai atau dikembalikannya berbagai penghargaan oleh penulis dan para pembuat film. Shah Rukh Khan juga muncul dan mengatakan sesuatu dalam cara yang salah, “Di India ada rasa saling tidak bertoleransi, ada rasa tidak toleran yang ekstrim…ada yang memelihara rasa tidak toleran.” BJP MP Yogi Adityanath membandingkan Shah Rukh Khan dengan dalang penyerangan Mumbai yang berasal dari Pakistan, Hafiz Saeed, sementara pendukung Hindutva lainnya dan pemimpin Vishwa Hindu Parishad yaitu Sadhvi Prachi yang menjadi dubber dalam film ‘Pakistani Agent’. Dalam fakta Salman, yang telah berbicara pada media sebelumnya bahwa seni tidak terbatas dan perlu dihargai oleh semua, ragu-ragu untuk meyelidiki isu ini. “Ini adalah tempat yang salah untuk membicarakan ini. Kami datang kemari untuk mempromosikan film. Nama ibuku adalah Sushila Charak dan ayahku bernama Salim Khan. Aku adalah Salman Khan dan ia adalah Sonam Kapoor,” kata dirinya saat ditanya tentang kontroversi yang sedang terjadi. Salman, yang akan berjalan sebagai Prem di layar perak lagi lewat karya sutradara Sooraj Barjatya, berbagi bahwa ia menyembunyikan pandangannya terhadap isu ini untuk menghindari pengaruh negatif. “Pendapatku bisa disalah artikan oleh banyak orang disini. Ini juga bisa mempengaruhi banyak orang. Aku tidak ingin Sooraj Barjatya atau Rajshri (rumah produksi) untuk terpengaruh oleh ini,” kata Salman, yang telah menjadi satu tim dengan Barjatya setelah 16 tahun dalam film. Bagaimanapun, ia mengatakan sebuah kata-kata populer ‘Hindu, Muslim, Sikh, Isai, Aapas Mein Bhai Bhai’ dengan caranya sendiri. Salman berkata, “Kau pasti telah mendengar kalimat populer yang mengatakan sesuatu tentang ‘Bhai-bhai’”. ‘Prem Ratan Dhan Payo’ membuka sebuah kisah kerajaan tentang cinta hubungan keluarga dalam layar lebar. Film yang juga dibintangi oleh Anupam Kher dan Neil Nitin Mukesh ini akan dirilis di bioskop mulai 12 November mendatang. (RN)

Load More Related Articles
Load More By RN
Load More In BOLLYWOOD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Sebelum ‘Tubelight’, Shah Rukh Khan Pernah Menjadi Cameo Dalam Film Salman Khan Berikut Ini

Sutradara film Salman Khan yang berikutnya yaitu ‘Tubelight’, telah mengungkapkan jika Sha…