Home JEPANG R-Shitei Dilarang Konser di Budokan?

R-Shitei Dilarang Konser di Budokan?

4 min read
0
0
111

Baru-baru ini band Visual Kei, R-Shitei mengungkapkan bahwa mereka tidak diperbolehkan untuk tampil di salah satu panggung terkenal di Jepang: Nippon Budokan. Seperti yang dilansir dari jpopasia, Jika mereka cukup terkenal dan jadwal memungkinkan, sebuah band Visual Kei biasanya menggelar tur ke 47 prefektur setelah beberapa waktu. Tapi satu konser di setiap prefektur tidaklah cukup untuk R-Shitei. Pada konser beberapa waktu lalu mereka telah mengumumkan akan merilis single baru dan kemudian akan mengunjungi tak hanya 47 kota di tur mereka tapi 88 kota! Dalam lima bulan, dari bulan Maret sampai Agustus 2016, R-Shitei akan berhenti di 88 kota di seluruh negeri dan menggelar final tur di Makuhari Messe di Chiba pada tanggal 22 Agustus 2016. Tapi final tur tidak direncanakan akan diadakan di Makuhari Messe. Band ini mengungkapkan pada konsernya baru-baru ini bahwa mereka sangat ingin tampil di salah satu aula yang paling terkenal di Jepang: di Nippon Budokan. Sebuah konser one-man live di aula ini merupakan mimpi besar lainnya yang diinginkan setiap band Visual Kei – salah satu yang akan paling mungkin tidak pernah jadi kenyataan bagi R-Shitei. Band ini ingin memesan aula tersebut untuk tur finalnya di bulan Agustus tapi respon yang didapat adalah bahwa dengan nama band dan lagu-lagu seperti ini mereka tidak akan mampu berdiri di atas panggung yang terkenal ini. “R-Shitei” (R指定) berarti “Rated R” dalam bahasa Inggris dan banyak lagu dari band mengenai kematian dan topik yang serupa. Mereka diberitahu bahwa judul seperti “Seishun wa wrist cut” (yang artinya masa muda ialah memotong pergelangan tangan) atau “Tomodachi wo koroshimashita” (yang artinya Aku telah membunuh teman-teman) adalah jenis lagu yang tidak boleh dibawakan di sana. Sepertinya itu bukan seluruh kalimat dan konteks tapi kata-kata “killing” dan “wrist cut” pada umumnya. Fans datang dengan argumen bahwa banyak band lain telah membawakan lagu dengan topik yang sama di Nippon Budokan. Contohnya adalah Golden Bomber yang membawakan lagu “moto kare korosu” (artinya Aku akan membunuh mantan pacarku) di Budokan juga. Argumen lain yang penggemar tunjukkan bahwa di akhir lagu R-Shitei ini mungkin memiliki topik seperti bunuh diri, tetapi ada juga memberikan semangat. Karena aturan saat ini, untuk dapat berdiri di atas panggung Nippon Budokan tidak akan menjadi kenyataan bagi para anggota R-Shitei. Tapi ada argumen lain yang dikeluarkan para penggemar: Sebenarnya R-Shitei sudah pernah tampil di atas panggung Budokan pada tahun 2013. Bukan untuk konser sendiri tetapi sebagai bagian dari konser yang dilakukan oleh band Jepang, SID. Jadi mungkin suatu hari aturan akan berubah total dan berdiri di atas panggung ini tidak akan hanya pengecualian sebagai bagian dari festival dari R-Shitei? Waktu akan menunjukkan. (FT)

Load More Related Articles
Load More By FN
Load More In JEPANG

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Hironari Amano Bintangi Film Live-Action “Hana wa Saku ka”

Hironari Amano telah didapuk untuk memainkan peran dalam film live-action mendatang yang b…