Home MANDARIN [FOCUS] Minus Komedi, Jackie Chan Serius di Film “The Foreigner”

[FOCUS] Minus Komedi, Jackie Chan Serius di Film “The Foreigner”

8 min read
0
0
990

Jackie Chan, yang dikenal atas kemampuan seni bela dirinya, menampilkan sisi yang berbeda di film produksi Hollywood, “The Foreigner”. Minus komedi, pria 63 tahun itu tampil lebih serius.

“Saya kelihatan tua disitu, dan diminta untuk berjalan sedikit pincang,” ucapnya. “Di lokasi syuting, saya duduk selama berjam-jam hanya untuk terlihat seperti orang yang sedang tertekan.”

Dalam film produksi Sparkle Roll Media dan Huayi Brothers Pictures ini, Jackie bermain sebagai Quan, pemilik restoran di London yang kehilangan putrinya di insiden bom. Quan, yang juga mantan anggota pasukan khusus dan veteran perang Vietnam, kemudian mencari dalang dibalik pengeboman untuk balas dendam.

“The Foreigner” yang telah ditayangkan kemarin (30/8) di Tiongkok merupakan film pertama Jackie setelah menang penghargaan lifetime Oscar awal tahun 2017.

Jackie akan berhadapan secara tidak langsung dengan aktor asal Irlandia, Pierce Brosnan, yang bermain sebagai Hennessy. Ia mengingat adegan dimana Quan melawan Hennessy lewat telpon, “Ia sengaja datang ke lokasi syuting jam 6 pagi, dan membantu menyempurnakan dialog ku. Hari itu, Brosnan tidak sedang syuting. Semangat dan profesionalitas seperti itu yang perlu dipelajari oleh aktor muda jaman sekarang.”

Pierce Brosnan & Jackie Chan

 

Tak Butuh Uang & Popularitas

Di samping Jackie dan Brosnan, “The Foreigner” juga dibintangi aktris Tiongkok Liu Tao dan aktris Irlandia, Charlotte “Charlie” Murphy. Disaat beberapa aktor membuat debut film aksi, Jackie memiliki daftar panjang film genre aksi, dimulai debutnya di film “The Big Brawl” tahun 1980.

Jackie juga berperan sebagai aktor utama di hampir 20 film Hollywood, termasuk “Rush Hour”, “Shanghai Noon” dan “Rumble in the Bronx”.

Setelah film “The Karate Kid” tahun 2010, Jackie fokus berkarir di Tiongkok. “Saya kehilangan ketertarikan dengan hal yang berulang-ulang,” ucapnya. “Sutradara film Hollywood ingin saya memainkan karakter seperti polisi Tiongkok, tapi saya menginginkan sesuatu yang berbeda.” Ia pun menolak beberapa tawaran akting.

Jackie Chan sebagai Mr. Han melatih Dre Parker (Jaden Smith) di film “The Karate Kid”.

Di Tiongkok, pasar film yang besar memungkinkan Jackie untuk mencoba berbagai macam genre, sebut saja “Chinese Zodiac” (2012) yang fokus pada perlindungan warisan budaya dan “Dragon Blade” (2015) mengingatkan penonton dengan jalan sutra (silk road) yang didirikan secara formal saat pemerintahan Dinasti Han. Film “Railroad Tigers” yang dirilis di Indonesia tanggal 30 Desember 2016 mengisahkan perlawanan tim pejuang kemerdekaan terhadap agresi Jepang (1931-45).

Chinese Zodiac (2012)

Dari film-film yang diperankannya, Jackie sejauh ini telah mengumpulkan lebih dari 3 miliar dolar di Box Office – meneguhkan namanya sebagai salah satu aktor Tiongkok dengan penghasilan tertinggi. “Awalnya, saya membuat film untuk menghasilkan uang, kemudian popularitas. Sekarang saya rasa keduanya bukan hal yang terpenting,” sebut Jackie. Lewat “The Foreigner”, ia juga tidak mengharapkan popularitas, “Yang penting bagiku adalah pujian.”


[Baca juga : Jackie Chan Mainkan Peran yang ‘Tidak Umum’ di Film “The Foreigner”]

 

Kagumi Sutradara Martin Campbell

Di samping operasi perut yang harus dilakukannya, Jackie tidak memiliki masalah selain harus berurusan dengan sutradara film “The Foreigner”.

Pria itu bernama Martin Campbell, sineas asal Selandia Baru yang pernah bekerjasama dengan Brosnan di film “Golden Eye” di tahun ’95. Film James Bond lainnya, “Casino Royale” (2006) juga merupakan salah satu karya sukses Campbell.

“Sebelum bertemu dengannya, saya pikir saya adalah sutradara yang paling perhatian dengan hal-hal kecil. Tampaknya saya bukan ‘yang paling’. Ia sangat serius, dan berada di depan kamera hampir 20 jam sehari.” Jackie melanjutkan, “Saya belum pernah melihat sutradara sedisiplin dia. Sehari sebelum syuting, Campbell juga meminta kami untuk berlatih di depannya, layaknya pendatang baru di industri. Tetapi saya mengagumi sikapnya.”

Jackie Chan & Martin Campbell

Mengetahui sikapnya, Jackie mengaku berhati-hati saat melakukan komunikasi. “Karena terlalu serius, saya bingung bagaimana cara berkomunikasi dengannya. Campbell juga menginginkan semua orang benar-benar diam saat syuting dimulai. Ia bahkan menyumpahi siapapun yang membuat suara sekecil apapun. Setiap orang sampai takut berjalan.”

Campbell, yang mendengarkan komentar Jackie, tertawa dan berkata, “Saya sebenarnya penggemar berat Jackie. Saya telah melihat film-film nya. Bahkan, saya meminjam beberapa gaya film nya untuk film “The Mask of Zorro”.” Di acara promosi film di Beijing, Campbell juga mengungkapkan dirinya tak dapat membayangkan orang lain yang cocok memerankan Quan, “Emosional. Ini tentang kehilangan dan kesedihan.”

“The Foreigner” diadaptasi dari novel berjudul ‘The Chinaman’ (1992) karangan Stephen Leather. “Tidak ada komedi dalam film aksi. Seluruhnya didominasi dengan keseriusan karena latar belakang karakter di dunia militer.” Berbanding terbalik dengan adegan perkelahian Jackie yang kebanyakan menggunakan kung fu.

Campbell juga mementingkan lokasi syuting. Ia menyebut jika layar hijau (green screen) tidak dapat menggantikan sungai Thames atau jalanan London. Pria 73 tahun itu membutuhkan waktu 4 bulan hanya untuk meminta ijin syuting pengeboman bus tingkat (double-decker) di jembatan Lambeth, London. Mereka mendapatkan ijin, namun syuting hanya diperbolehkan selama 4 jam dan tidak ada pengambilan kedua.

Load More Related Articles
Load More By DS
Load More In MANDARIN
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Hannah Quinlivan Belum Rencana Punya Anak Ketiga

Model Taiwan Hannah Quinlivan tampil dalam acara promosi baru-baru ini dan berbagi bahwa d…