Home LAINNYA LIFESTYLE Maroko, Sensasi Unik Non Afrika

Maroko, Sensasi Unik Non Afrika

6 min read
Comments Off on Maroko, Sensasi Unik Non Afrika
0
280

Secangkir teh mint hangat akan disuguhkan di mana saja dan kapan saja. Itulah lambang persahabatan dan persaudaraan yang penuh dengan kehangatan cinta. Melangkah kaki di Maroko, segera terasa aura yang begitu berbeda. Di tengah udara panas dan kering khas gurun pasir dengan sinar matahari yang terik, sebaliknya kita bisa merasakan keteduhan di dalamnya. Bayangkan, ada hamparan bukit dengan perkebunan hijau, dan juga ada laut plus sungai-sungai yang berair jernih kebiruan. Semua ini memberikan keindahan yang bisa dinikmati sejauh mata memandang. Sekalipun terletak di barat laut daratan Afrika, Maroko seakan-akan menjadi sebuah negara yang terpisah dari ‘induknya’. Maroko terpisahkan oleh pegunungan Altas yang menjulang dan hamparan gurun pasir Sahara yang maha luas. Secara iklim, geografis dan sejarahnya, Maroko memang lebih banyak bersinggungan dengan kebudayaan Mediterania daripada Afrika. Karena itulah, banyak pengunjung yang merasakan sensasi unik saat berada di tempat ini, yang berbeda dari ‘rasa Afrika’. Al-Karaouine Maroko-290915_2Banyak orang mengira bahwa Oxford University di Inggris atau Universitas Al-Azhar di Mesir sebagai perguruan tinggi tertua di dunia. Pendapat ini ternyata meleset, karena universitas tertua di dunia justru terletak di Maroko, yaitu University of Karaouine (Al-Karaouine) yang dibangun pada 859 M. Universitas ini berlokasi di Fes, kota keempat terbesar di Maroko setelah Casablanca, Rabat, dan Marakesh. Lembaga pendidikan monumental ini merupakan bagian dari masjid Al-Karaouine yang dibangun oleh Fathima binti Mohamed Al Fahri. Fathima dan kakaknya, Mariam. Adalah kakak beradik yang sangat berdedikasi pada dunia pendidikan, sehingga selama hidupnya, mereka berdua mengeluarkan dana  yang luar biasa besar untuk memajukan masyarakat di sekitar mereka. Sejak awal masa pendiriannya, Al-Karaouine sangat berperan dalam pertukaran budaya, ilmu dan pengetahuan diantara masyarakat Muslim dan Eropa. Hingga kini, Al-Karaouine telah mencetak ribuan sarjana berkualitas yang berasal dari seluruh dunia, termasuk Indonesia. Pesona Casablanca Maroko-290915_3Selain Fes, Casablanca adalah kota yang selalu ramai oleh pengunjung. Kota yang bernama sama dengan salah satu film klasik Hollywood ini merupakan pusat perekonomian, industri, dan keuangan di Maroko. Jakarta dan Casablanca adalah sister city. Tak heran kalau disana ada jalan Jakarta dan di Jakarta pun ada jalan Casablanca. Meski merupakan kota modern, Casablanca tampak indah karena banyaknya bangunan tua bergaya art deco yang masih sangat terawat. Salah satunya adalah Masjid Hassan II. Masjid ini terletak di jantung kota Casablanca, selintas saja tampak spektakuler, sebuah bangunan berarsitektur modern dan disebut-sebut sebagai masjid terbesar dan terindah di Maroko. Keunikannya adalah letaknya yang menjorok ke laut. Inilah masjid satu-satunya di dunia yang seolah-olah terapung di atas lautan Atlantik. Uniknya lagi, masjid ini bisa dimasuki oleh wisatawan non-Muslim yang ingin turut menikmati keindahan seni dan suasananya. Benar-benar sebuah bukti toleransi dan kebersamaan yang patut dibanggakan. Kuliner Hingga Souvenir Maroko-290915_4Negeri Maroko juga terkenal dengan aneka hidangannya yang kaya rempah. Belum ke Maroko namanya kalau Anda tidak mencoba Tagine (dibaca tajin). Tagine sebenarnya adalah alat masak yang dibuat dari tanah liat berlapis glasur, yang terdiri dari dua bagian. Bagian dasarnya mirip wajan datar dan bagian atas adalah tutup berbentuk kerucut. Tagine umumnya menggunakan potongan ayam atau seafood atau dagung sapi muda atau daging kambing dimasak dengan bawang, rempah-rempah dan minyak zaitun, juga dicampur buah dan kacang-kacangan. Cara memasaknya di steam. Selain aneka kuliner, keunikan souvenir khas Maroko juga bisa Anda lirik. Ada aneka kaftan yang cantik, kerajinan kulit, copper dan perak yang kesemuanya didesain begitu indah. Namun yang sangat terkenal adalah salah satu amulet Maroko, Tangan Fatima (Hamsa). Hiasan berbentuk telapak tangan ini lengkap dengan lima jari, dimana bagian tengahnya biasanya bergambar bola mata. Hamsa, berasal dari bahasa Arab ‘khamsa’ yang berarti lima, dipercaya sebagai pelindung atau penolak bala.

Load More Related Articles
Load More By Admin AG
Load More In LIFESTYLE
Comments are closed.

Check Also

[HEALTH] Beginilah Cara Park Shin Hye Menjaga Tubuh Langsingnya

Park Shin Hye selama ini terus berusaha untuk tetap sehat, sehingga program diet dan olah …