Home KOREA IU Terlihat Bahagia di Konser Shanghai

IU Terlihat Bahagia di Konser Shanghai

4 min read
0
0
218

Di tengah-tengah kontroversi lagu terbarunya ‘Zeze’, IU masih terlihat dapat tersenyum untuk para fansnya di Shanghai. Dilansir dari Allkpop, pada 8 November, IU mengadakan konser pertamanya di China semenjak dia debut 7 tahun yang lalu. Para fans sudah siap menyambut IU dengan banner berwarna hijau di tangan mereka, bersemangat karena dapat melihat IU di konser untuk pertama kalinya di negara mereka. IU akan mengadakan konser lainnya di Beijing pada 20 Desember sebagai konser kedua dia di China. IU memang sedang mengalami kontroversi mengenai lagu terbarunya ‘Zeze’, dimana dia dianggap mendukung pedophilia dan mengusung konsep lolita untuk album terbarunya. Ketika masih banyak fans yang membelanya mengenai interpretasinya mengenai karakter Zeze dari ‘My Sweet Orange Tree’ di lagu terbarunya dengan judul yang sama, perusahaan yang menerbitkan buku tersebut, Dongnyok Publishing Company, mengungkapkan pendapat mereka pada 5 November. Songnyok menulis dalam akun Facebook resmi mereka postingan berjudul “Nona IU. Zeze bukan anak seperti itu.” Bagian dari lirik lagu ‘Zeze’ yang bermasalah adalah ‘Zeze, cepat naik ke atas pohon, taruh bibirmu di atas daun / kamu tidak boleh bermain-main, kamu tidak boleh menyakiti pohon / cepat naik ke atas pohon, dari sini, ambil dau termuda / kamu sangat polos, tapi juga sangat licik / meskipun kamu muda dibaca seperti anak kecil lainnya, kamu memiliki sesuatu yang kotor / kamu tidak dapat mengetahui apa itu hidup di dalam hal itu.” Dongnyok menulis, “Zeze adalah anak berumur 5 tahun yang mengalami kekerasan di keluarganya dan penuh dengan rasa sakit. Jadi banyak pembaca yang menangis dengan kata-kata Zeze, ‘Kenapa anak kecil harus menjadi dewasa?’ Tetapi, Zeze menjadi anak yang licik dilihat dari sudut pandnag si pohon? ‘My Sweet Orange Tree’ juga merupakan novel autobiografi untuk si penulis. Itu juga buku yang memiliki maksud mendukung semua Zeze lain yang sekarang sedang mengalami kekerasan dan rasa sakit. Penulis memiliki maksud untuk mendukung para Zeze lain, tapi kamu malah membuat karya seperti ini. Tentu saja ada kebebasan dalam menulis dan mengartikan sesuatu sesuai apa yang kamu mau. Tetapi, sangat disayangkan kamu menggunakan Zeze, seorang anak kecil berumur 5 tahun sebagai objek seksual ketika dia membawa rasa sakit karena mengalami kekerasan. Kebebasan dalam berekspresi adalah sesuatu hal yang dapat dilakukan jika orang lain bersimpati dengan hal itu. Untuk membuat Zeze menjadi seperti itu dengan banyak elemen komersial dan seksual. Juga, kepribadian Zeze yang polos juga kasar muncul karena kekerasan yang dia alami dan kurangnya kasih sayang. Itu berarti kepribadian itu tidak muncul secara alami tapi karena kekerasan yang dia lami. Kami menganggap itu hal yang salah untuk mengartikan Zeze sebagai anak yang kejam dan licik.” (EV)

Load More Related Articles
Load More By EV
Load More In KOREA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Nara Hello Venus Berperan Dalam Drama ‘My Mister’

Nara Hello Venus telah didapuk untuk memainkan drama baru tvN, ‘My Mister’. Di…