Home Home Featured [FOCUS] Perkembangan Kasus Pelecehan Seksual Oleh Tatsuya Yamaguchi TOKIO

[FOCUS] Perkembangan Kasus Pelecehan Seksual Oleh Tatsuya Yamaguchi TOKIO

6 min read
0
0
316

Personel TOKIO, Tatsuya Yamaguchi baru-baru ini menjadi perhatian publik atas kasus pelecehan seksual yang ia lakukan pada gadis berusia 16 tahun. Karena perilakunya tersebut, Yamaguchi sepertinya harus menghentikan sementara semua kegiatannya.

Yamaguchi sedang dalam penyelidikan atas pelecehan seksual terhadap seorang gadis SMA pada bulan Februari lalu. Pada 26 April, Yamaguchi mengadakan konferensi pers di Tokyo di mana dia berbicara tentang rincian insiden dan meminta maaf atas tindakannya tersebut. Untuk menindak-lanjuti kasusnya, Yamaguchi akan hiatus dan menjadi tahanan rumah untuk waktu yang tidak terbatas.
Pada awal konferensi pers, konsultan Johnny’s & Associates menggambarkan insiden itu. Dia menjelaskan bahwa pada tanggal 12 Februari, Yamaguchi minum di rumahnya ketika dia menelepon korban dan temannya untuk datang, dan melakukan tindakan seksual. Setelah menerima laporan dari korban, polisi membuka investigasi terhadap Yamaguchi pada akhir Maret.
Kepada pihak yang berkepentingan dan penggemar, Yamaguchi menundukkan kepalanya dan berkata, “Aku tidak bisa cukup hanya dengan meminta maaf.” Dia juga mengungkapkan rasa bersalahnya pada personel TOKIO yang lain, “aku telah berjuang dengan mereka selama setengah hidupku. Dengan saling membantu, TOKIO mampu mencapai titik ini. Ketika aku berpikir tentang bagaimana perasaan mereka karena diriku sendiri, aku tidak tahu harus berbuat apa.” Dia melanjutkan, “Mungkin itu hanya impian, tetapi jika ada tempat untukku, aku berharap untuk bisa tetap menjadi bagian TOKIO.”
Akhirnya, dia meminta maaf kepada korban, “Aku memikirkannya setiap hari … Ketika aku berpikir tentang bagaimana dia mungkin tidak akan melupakannya selama sisa hidupnya, aku merasa sangat menyesal.” Mengenai penangguhannya, dia berkomentar, “Ini bukan sesuatu yang bisa aku putuskan. Aku akan menghabiskan waktuku untuk merefleksikan tindakan sambil berdoa bahwa korban, teman, dan keluarganya akan merasa damai, dan kembali menjalani hidup yang telah mereka jalani sebelum kejadian itu.”


Kondisi Mental Tidak Stabil
Karena kondisi mental yang tidak stabil, Yamaguchi harus mengunjungi Rumah Sakit. Ini bukan kali pertamanya harus dirawat di Rumah Sakit selama tahun ini.
Selama konferensi pers pada 26 April lalu, Yamaguchi juga mengungkapkan bahwa antara tanggal 15 Januari dan 12 Februari tahun ini, dia pernah dirawat di rumah sakit karena masalah dengan hatinya. Riwayat penyalahgunaan alkohol tampaknya telah menjadi penyebab ia harus rawat inap, meskipun Yamaguchi membantah bahwa dirinya memiliki masalah ketergantungan.
Setelah konferensi pers berlangsung, kabarnya ia kembali harus mengunjungi rumah sakit karena merasa Stres dan kondisi mental yang tidak stabil. Meskipun tidak secara eksplisit melakukan rehabilitasi, ketidakmampuan Yamaguchi untuk mengkonsumsi alkohol di rumah sakit telah menjadi pertimbangan atas keputusan lebih baik dirinya tinggal di rumah sakit daripada tinggal di rumah.
Alkohol memainkan peran utama dalam kasusk pelecehan seksual yang ia lakukan. Dia telah meminum sebotol alkohol sebelum mengundang gadis itu ke rumahnya, dan memberinya alkohol sebelum memaksa gadis itu untuk menciumnya.
Polisi saat ini merujuk kasus ini kepada jaksa yang sekarang sedang proses memutuskan apakah akan mengajukan tuntutan pidana terhadap Yamaguchi.

Johnny & Associates Sudah Tahu Tentang Kasus Ini
Nikkan Sports melaporkan bahwa Yamaguchi telah memiliki reputasi sebagai peminum berat. Yamaguchi tidak dapat memberikan rincian tentang apa yang sebenarnya terjadi ketika gadis itu ada di rumahnya. Dia menyesalkan ketidakmampuannya untuk mengingat rincian tentang kata-kata yang diucapnya karena mabuk, dan kemudian diberitahu bahwa keduanya telah pergi dari rumahnya setelah satu jam 30 menit.
Selama Konferensi pers, Yamaguchi mengungkapkan telah menginformasikan kepada Johnny & Associates tentang kasus ini pada awal April. Pada 25 April, berita tentang insiden itu akhirnya pecah, yang mendorong program TV untuk segera memutuskan hubungan dengan dia. Johnny & Associates yang sudah mengetahui kasus ini sebelumnya, tidak menangguhkan kegiatan Yamaguchi sampai 26 April. Selama kurun waktu sejak Johnny & Associates mengetahui tentang kekerasan seksual, Yamaguchi masih diizinkan untuk melanjutkan aktivitasnya seperti biasa.
Ketika ditanya apakah agensinya telah mencoba menyembunyikan insiden itu, Yamaguchi membantah tuduhan tersebut. Namun, dia mengatakan dia bekerja sama dengan perusahaannya untuk meminta maaf kepada korban.

Load More Related Articles
Load More By AM
Load More In Home Featured
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Golden Bomber Rilis Single Baru Bulan September

Golden Bomber akan merilis single baru mereka yang diberi judul “Tatsuo … Yome…