Home Home Featured [FOCUS] Daniel Wu : Keluarga Prioritas Utama, Hollywood Nomor Dua

[FOCUS] Daniel Wu : Keluarga Prioritas Utama, Hollywood Nomor Dua

11 min read
0
0
504

“Saya tidak seratus persen yakin jika dia mengerti tentang apa yang saya kerjakan,” ujar aktor Daniel Wu tentang putrinya, Raven, yang berusia 4 tahun.

“Saya pernah bertanya padanya tentang pekerjaan ku, dan dia berkata, ‘Ya. Anda bekerja untuk membayar biaya sekolahku.’ Yang menurut saya, jawaban ini benar,” tambahnya dengan tertawa.

Daniel, suami dari model dan aktris Lisa Selesner (dikenal dengan nama Lisa S.) mengatakan setelah menjadi ayah, dirinya banyak berubah, “Jika sebelumnya saya menerima tawaran untuk menyibukkan diri. Kini keluarga adalah prioritas pertamaku, dan pekerjaan turun ke posisi kedua.”

Big win for 2018! I braided my daughters hair. Elsa ain’t got nothin’ on this!

Sebuah kiriman dibagikan oleh Daniel Wu 吴 彦 祖 (@thatdanielwu) pada

“Pandanganku terhadap pekerjaan berubah. Saya melihat apa dampak positif nya terhadap keluargaku. Misalnya pergi ke Irlandia selama 8 bulan (untuk syuting serial “Into the Badlands”), putriku dapat melihat belahan dunia lain selama beberapa waktu. Saya melihatnya dari sudut pandang itu,” terang aktor Hong Kong 43 tahun itu.

 

SEKILAS TENTANG DANIEL WU

Lahir di kota Berkeley, California dari pasangan suami istri dari Shanghai, Diana dan George Wu, aktor blasteran itu terjun ke dunia akting secara kebetulan.

Dia pindah ke Hong Kong di tahun 1977 untuk menyaksikan penyerahan pulau ke Tiongkok. Ketika uang tabungannya habis, pria dengan tinggi 182 meter itu memulai karier sebagai model. Postur tinggi dan paras wajah Daniel menarik perhatian seorang sutradara bernama Yonfan, yang kemudian mendapuknya sebagai aktor film “Bishonen”.

Hingga hari ini, Daniel telah bekerja dan membintangi lebih dari 70 film dan serial TV, termasuk “Young & Dangerous: The Prequel”, “Gen-X Cops”, “2000 AD”, “New Police Story”, “The Banquet”, “Shinjuku Incident”, dan beberapa proyek produksi Hollywood, sebut saja “Warcraft: The Beginning”, “Geostorm” dan “Into the Badlands”.

Proyek film Hollywood terbarunya, kini sedang tayang di bioskop tanah air, yakni “Tomb Raider” yang juga dimainkan oleh Alicia Vikander sebagai Lara Croft.

PERKEMBANGAN ALAMI

Menurut Daniel, dia akan melangkah kemana pekerjaan-pekerjaan menarik membawanya, baik itu di Asia ataupun Hollywood. “Tomb Raider”, ujarnya, menawarkan kesempatan langka untuk memasuki franchise legenda itu dengan cara yang natural.

“Saya tidak sadar diriku sering bermain di film-film Hollywood,” sebutnya. “Setelah mendapat tawaran menjadi Executive Producer dari ‘Badlands’, saya diminta untuk memainkan karakter utamanya. Penawaran “Geostorm” datang sebelumnya, dan “Tomb Raider” sesudahnya ketika kami menyelesaikan syuting ‘Badlands’. Jadi saya kira, ini perkembangan yang alami.”

Aksi Daniel Wu sebagai Sunny dalam serial AMC “Into the Badlands”

Pasar box office Tiongkok yang menguntungkan memberikan sebuah dorongan kepada aktor-aktor Asia di film Hollywood. Apakah menjadi orang Asia pernah membuatnya tidak kedapatan peran di masa lalu? Menjawab tidak, Daniel melanjutkan, “Saya tidak pergi ke Los Angeles setiap saat untuk mengikuti audisi. Tapi dari kebanyakan audisi yang saya ikuti, mereka (tim produksi) datang dan menawariku kesempatan untuk kerja sama.”

“Jadi saya belum pernah mengalami hal yang Anda tanyakan. Meski saya memiliki banyak aktor Asia-Amerika yang pernah mengalaminya—dimana mereka tidak mendapatkan peran/bagian karena masalah warna kulit atau stereotip. Hal itu dapat terjadi, tapi belum terjadi padaku.”

 

SEHAT ITU PENTING

Ada satu hal yang dipegangnya sejak awal karier, dia ingin dapat memainkan berbagai macam karakter.

Sementara banyak yang mengenalnya sebagai bintang film aksi, Daniel mengaku akting di drama kecil sama menyenangkannya dengan berakting di film besar, seperti “Tomb Raider”.

Di film “Tomb Raider”, contohnya, Daniel menyerahkan mayoritas aksi seru ke karakter utama nya, Lara Croft (Alicia Vikander). Karakternya, Lu Ren adalah kapten kapal yang membantu Lara mencari tahu kebenaran dibalik hilangnya Richard Croft, ayahnya.

Untuk perannya, Daniel mengurangi berat badannya sebanyak 5 kg agar tidak terlihat berotot, sebaliknya Vikander harus menambah massa otot.

Daniel memuji lawan mainnya itu, “Dia berlatih sangat, sangat keras (untuk peran). Saya terkejut ukuran badannya yang kecil dapat menampung otot.. Melihat fisiknya mengalami perubahan adalah luar biasa, menurutku. Dia menjadi semakin kuat dan percaya diri layaknya seorang pejuang.”

Tetap fit dan menjaga gaya hidup sehat adalah dua hal biasa, yang tidak asing bagi Daniel. Aktif sejak muda—olahraga favoritnya adalah basket, tinju dan wushu—Daniel sadar bahwa energi tanpa batas yang dia punya di usia 20-an kini telah memudar di usia 40-an.

“Sekarang Anda harus mencari cara untuk tetap energik, sambil merawat diri Anda. Tidur cukup, olahraga rutin, dan disiplin dalam melakukannya. Karena jika melewatkan poin-poin ini di usia 40 tahun, Anda akan mulai berantakan,” nyatanya.

Sejak ibunya meninggal karena kanker di tahun 2014, Daniel sangat memperhatikan kesehatannya. “Tidak ada yang lebih penting dari kesehatan. Anda boleh memiliki dan mencari uang banyak, tapi jika tidak sehat, semua itu sia-sia,” ujar Daniel.

 

LEBIH DARI AKTING

Dalam kehidupannya, Daniel telah memperluas spesifikasi karier nya melebihi akting.

Di tahun 1997, dia mendapatkan gelar Sarjana di bidang Arsitektur dari College of Design, University of Oregon.

Tahun lalu, Daniel berpartisipasi dalam reality show Tiongkok berjudul “Dream House”, dimana dia melakukan perjalanan ke beberapa wilayah untuk merombak ulang bangunan-bangunan tua. Salah satu desain nya mendapatkan nominasi di Royal Institute of British Architects’ (RIBA) International Prize 2018.

Bukan itu saja, Daniel juga membangun ulang sebuah mobil vintage yang dipajang di acara perdagangan produk khusus otomotif di Las Vegas yang diadakan pada tahun 2017.

“Tahun lalu, saya menggunakan apa yang saya pelajari di sekolah. (Untuk Dream House) Kami mendesain ulang rumah dan bangunan di daerah pedesaan. Di sisi lain, saya punya passion dengan mobil vintage sejak lama. Saya mengoleksi beberapa mobil vintage, dan ingin membangun sebuah mobil dari 0. Karena itu, saya membeli mobil berusia 45 tahun, mengeluarkan beberapa bagiannya, dan membayangkan kembali seolah-olah itu adalah sesuatu yang baru.”

Here’s proof I drove it! Thanks @dustinborgphotography for the nice shot!

Sebuah kiriman dibagikan oleh Daniel Wu 吴 彦 祖 (@thatdanielwu) pada

“Ini adalah passion yang saya sukai. Saya memang pekerja keras. Tapi jika tidak syuting, saya menyibukkan diri dengan hal yang lain, salah satunya proyek kecil seperti ini.”

Daniel Wu adalah bukti bahwa menjalani hidup yang baik—seimbang antara karier, keluarga, dan passion—tidak lah mustahil.

Load More Related Articles
Load More By DS
Load More In Home Featured
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Sammi Cheng Punya 100 Lebih Lipstik Di Rumah

Sammi Cheng, Pakho Chau dan Laurinda Ho menghadiri upacara pembukaan sebuah toko pop-up me…