Home Home Featured [FEATURE] Belajar Sejarah Jepang Bisa Menjadi Asik Dengan Baca 5 Manga Ini!

[FEATURE] Belajar Sejarah Jepang Bisa Menjadi Asik Dengan Baca 5 Manga Ini!

8 min read
0
0
103

Apakah kamu tertarik dengan sejarah dan budaya tradisonal Jepang tapi kamu bukan tipe orang yang suka membaca buku teks tebal yang memungkinkanmu merasa ngantuk saat membacanya? Jika kamu merasakan kendala ini maka hal yang perlu kamu baca adalah manga, atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan komik. Siapa yang tidak suka membaca komik? Selain menampilkan alur cerita yang menarik, terkadang gambarnya membuat pembaca betah untuk terus menyimak. Jika kamu ingin mempelajari sejarah Jepang dengan menyenangkan, berikut beberapa manga yang bisa menghiburmu sekaligus mengajarimu.

Kaze Hikaru

Di era Edo di Kyoto, Seisaburo Kamiya melamar menjadi anggota Miburoshi-gumi (Shinsen-gumi), sekelompok bushi (tentara). Namun, sebenarnya dia adalah seorang gadis bernama Sei Tominaga yang menyamar sebagai pria karena hanya pria yang diizinkan menjadi bushi. Ayah dan saudara laki-lakinya dibunuh oleh anti-shogun (kelompok anti-pemerintah), jadi untuk membalas dendamnya, dia menyebut dirinya sebagai Kamiya dan masuk ke Miburoshi-gumi sebagai seorang pria.

Meski Kamiya merupakan karakter fiksi, manga ini disadur pada sejarah selama era Edo. Melalui kisah cinta antara Souji Okita, salah satu swordsmen terbaik di Shinsen-gumi, dan Kamiya, manga ini menunjukkan bushi di Shinsen-gumi dalam melindungi pemerintah. Yang menarik untuk dipelajari dari manga ini adalah fakta seperti cinta antar pria yang sebenarnya dianggap cinta sejati di Bushido (cara hidup Bushi) dan perbedaan antara pria dan wanita dengan jelas di era itu. Ini bukan hanya sekedar kisah cinta tapi juga mengajarkan bagaimana Jepang membuka diri dan budaya uniknya yang mungkin tidak ada pada saat ini.

Nobunaga Concerto

Saburo adalah seorang anak SMA yang tidak suka sekolah. Karena sebuah kecelakaan, ia melakukan perjalanan ke jaman feudal Jepang tahun 1549. Di masa itu bertemu dengan Nobunaga Oda, yang memiliki wajah yang sangat mirip dengannya. Tiba-tiba Nobunaga asli meminta Saburo untuk menjadi dirinya karena merasa dirinya sangat lemah untuk memimpin. Saburo setuju dan mulai menjalani kehidupan barunya sebagai tokoh sejarah terkenal di Jepang.  Dengan cara pikir yang modern, Saburo mampu mempimpin dengan gaya yang berbeda dan membuat clan Oda menjadi semakin Berjaya.  Terkadang sikap modernnya yang tampak normal terasa aneh bagi orang-orang di jaman dulu.

Tidak hanya manga, Nobunaga Concerto juga telah diadaptasi menjadi anime dan drama live action yang semakin memudahkan kalian untuk bisa memahami ceritanya. Di dalam drama, Shun Oguri berperan sebagai Nobunaga Oda yang mampu membawa alur cerita kocak penuh tawa.

 

Asaki Yume Mishi (The Tale of Genji)

Sebenarnya ini berdasarkan kisah Genji Monogatari oleh Shikibu Murasaki, seorang novelis dan penyair Jepang selama masa Heian. Dalam ceritanya, ada seorang wanita yang dicintai oleh Kaisar meski status sosialnya rendah. Dia hamil, dan seorang anak laki-laki lahir. Tak lama kemudian, dia meninggal karena tidak kuat ditindas oleh wanita lain yang merasa cemburu dengannya. Anak laki-laki itu dipanggil Hikaru no Kimi (anak laki-laki yang bersinar) karena penampilannya yang cantik. Seiring bertambahnya usia, dia jatuh cinta pada banyak wanita saat dia melanjutkan status sosialnya di pemerintahan.

Manga ini bahkan direkomendasikan oleh para guru sejarah kepada siswanya karena akan memudahkan mereka untuk memahami cerita asli dan budaya selama periode tersebut. Meski ceritanya sendiri merupakan fiksi, namun setting, bangunan, pakaian dan lebih banyak hal yang digambar dalam manga didasarkan pada penelitian spesifik yang dilakukan oleh penulis.

Hyouge Mono

Manga ini tentang jaman periode Sengoku (negara-negara yang berperang). Sementara banyak perang sipil yang terjadi di seantero negeri Jepang, berbagai budaya dan seni baru juga terbentuk. Tentang bushi yang mempertaruhkan nyawa mereka untuk memenangkan perang, dan Sukisha (orang-orang yang mencurahkan diri untuk seni) dalam menunjukan keindahannya. Ceritanya berlanjut dengan perspektif seorang samurai bernama Oribe Furuta yang dipenuhi dengan keserakahan dan sangat menyukai teh. Dia belajar tentang dunia dari Nobunaga Oda yang jenius dan spiritualitas mendalam dari master teh yang hebat, Sen no Rikyu.

Ceritanya manga ini cukup unik karena berfokus pada budaya teh, seni dan bangunan meski biasanya manga sejarah lain akan berfokus pada pertempuran dan bushi. Cerita ini disadur pada sejarah asli namun cara menggambarnya tidak terlalu realistis yang memberikan kesan lucu. Manga ini juga telah dibuat kedalam versi anime.

Sarusuberi (Miss Hokusai)

Selama era Edo, Hokusai Katsushika disebut sebagai Eshi (seniman) Tetsuzou, sementara anak perempuannya, Oui Katsushika (Oei), dan pekerja freeloader, Zenjiro tinggal bersama dan mengerjakan karya seninya sepanjang hari. Ceritanya berfokus pada proses bagaimana Oei mengembangkan bakat seninya.

Hokusai Katsushika sendiri adalah pelukis dari berbagai hasil karya seni terkenal, tiga puluh enam pemandangan Gunung Fuji. Ceritanya tentang putri Hokusai Katsushika, Oei. Dia mendukung ayahnya saat sedang mengerjakan gambarnya dan mengungkap seperti apa kehidupan sehari-hari para seniman terkenal saat itu.

 

source: tokyogirlsupdate

Load More Related Articles
Load More By AM
Load More In Home Featured

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Rilis Single Baru, UPUPGIRLS(KARI) Ungkap Video Lirik Lagu Solo Ayano Sato

UPUPGIRLS(KARI) berencana untuk merilis album ke-4 mereka yang diberi judul “4th ALBUM (KA…