Home KOREA CEO SM Entertaiment Menyebut Kris, Luhan dan Tao

CEO SM Entertaiment Menyebut Kris, Luhan dan Tao

4 min read
0
0
175

CEO dari SM Entertaiment, Kim Young Min menyebut ketiga mantan anggota EXO, Kris, Luhan dan Tao di ‘Forum Industri Musik Korea-China’ pertama yang diselenggarakan pada 7 Oktober di Dongdaemun Design Plaza. Dilansir dari Allkpop, dalam forum tersebut, Kim Young Min membicarakan topik mengenai ‘Arah Perkembangan Pasar Musik Korea’. Melalui topik tersebut,Kim mengungkapkan bahwa Korea dan China harus bekerjasama untuk membentuka pasar musik yang lebi sistematik dan berkembang di Asia, terutama melalui dunia maya dan metode manajemen. Dia menjelaskan, “Saya percaya Hallyu dapat menyebar secara konsisten karena dipengaruhi sistem dari agensi. Bukan hanya agnesi itu sendiri yang mempengaruhi Hallyu tapi saya pikir itu mengambil peran utama, tidak seperti agensi di negara lain, manajemen agensi di Korea melihat segala aspek, dari casting, pelatihan, produski dan pemasaran.” Kim Young Min melanjutkan, “Dalam perkembangan sekarang, kekhawatiran SM adalah hubungan antar manusia. Super Junior, EXO, dan f(x) semua memiliki anggota dari China. Tahun ini, konser EXO akan diadakan di Jepang. Diperkirakan akan menarik lebih dari 52.000 penonton. Tetapi, beberapa anggota dari China (Kris, Luhan, Tao) tidak akan hadir dalam konser Jepang tersebut karena tuntutan mereka terhadap SM. Apa yang saya sebutkan bukan hanya cerita antara SM dan EXO atau cerita antara agensi dan artisnya. Saya hanya ingin menyatakan bahwa keadaanya tergantung dari peraturan yang dibentuk manajemen, ukuran dan area yang memiliki dampak bersinergi yang dapat berubah.” Kim Young Min menyebut ketiga mantan anggota EXO (meskipun dia tidak menyebut namanya secara langsung), mengatakan, “Menggunakan kelemahan sistem di Korea dan China, mereka bisa memaksakan keuntungan pribadi jangka pendek mereka secara ekonomi. Mereka hanya mengikuti diri mereka sendiri, tanpa melakuakn komunikasi dengan fans mereka yang telah bersama mereka sejak awal dan juga pasar musik. Ini semua bisa dilihat karena masalah pribadi mereka. Tetapi, untuk keuntungan pribadi, mereka tidak hadir dalam konser yang akan menarik lebih dari 50.000 orang sebagai bagian dari grup yang menggabungkan China dan Korea. Di pasar Asia, dan sebagai artis yang lahir di China, saya penasaran tentang kebanggaan apa yang mereka punya. Saya pikir itu sesuatu hal yang harus dipertimbangkan.” Dia menyimpulkan, “Ini bukanlah waktu untuk memperdebatkan perbedaan antara pasar di Korean dan China, tetapi waktu untuk mendiskusikan bagaimana caranya Korea dan China dapat memimpin, memperluas dan mengembangkan pasar Asia. Kita haru berpikir mengenai perangkat online dan semua peraturan manajemen dan membuat tindakan alternaitf. Mungkin akan ada kesalahan, tetapi kita harus membuat mekanisme yang dapat membuat pasar Asia menajdi pasar terbesar yang pernah dilihat di Barat.” (EV)

Load More Related Articles
Load More By EV
Load More In KOREA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Yoon Ji Sung Wanna One Lanjut S2 di Pasca Sarjana Universitas Dongguk

Yoon Ji Sung Wanna One dikabarkan telah diterima di sekolah pascasarjana. Pada tanggal 11 …